Proses yang harus dilakukan untuk memiliki rumah yang indah dan cantik tidak hanya berlalu sampai di pembangunan yang sudah selesai saja. Ketika hunian sudah berdiri kokoh, indah, dan sudah ditempati dengan nyaman, anda tidak boleh lupa dengan proses perawatan rumah yang tentunya harus dilakukan secara berkala. Perawatan rumah akan memberikan kesan baru, atau memberikan kesan bersih untuk rumah yang sudah dihuni beberapa lama. Agar rumah selalu tampil indah, rumah perlu dirawat dengan baik. Mulai dari dinding, lantai, plafon, dan perabotan, semuanya perlu diperhatikan dan dijaga agar kondisinya tetapi seperti baru. Para penghuninya tentunya akan merasa nyaman.

Salah satu bagian rumah yang harus mendapatkan perhatian khusus ketika anda melakukan perawatan adalah dinding. Dinding adalah salah stau bagian interior penting dalam rumah. Mengapa demikian? Alasan simpelnya adalah karena dinding sangat terlihat dan menjadi dasar dari semua perabotan yang ada di dalam rumah. Ada banyak sekali jenis dinding, dan tentunya cara perawatannya juga berragam. Mulai dari cat dinding yang kusam, wallpaper yang mengelupas, dan masih banyak lagi. Lalu bagaimana cara merawatnya?

cat-dinding
Perawatan Dinding Berlapis Cat

Dinding yang hanya dilapisi oleh cat dinding memiliki cara perawatan yang berbeda dibanding dengan wallpaper atau lainnya. Kasusnya, warna cat dinding bisa memudar termakan waktu. Yang menjadi pemicunya adalah karena terkena sinar matahari, kotoran, bekas tangan kotor yang memegang dinding, hujan, dan lain sebagainya. Solusinya adalah dengan melakukan pengecatan ulang setiap 6-12 bulan sekali. Sekarang banyak tersedia berbagai macam cat dengan beragam kelebihannya masing-masing seperti cat dinding yang mudah dibersihkan dengan air, cat dinding anti kotoran, cat dinding anti air, atau cat yang bisa membuat warnanya tetap awet. Pilih cat yang berkualitas tinggi dan jangan lupa untuk menyesuaikan warnya cat dinding dengan keinginan Anda.

wallpaper-dinding
Perawatan Dinding Berlapis Wallpaper

Begitu juga dengan dinding anda yang dilapisi oleh Wallpaper. Terdapat 2 jenis permukaan wallpaper yaitu dari vinyl dan kertas. Untuk jenis vinyl lebih mudah perawatannya yaitu cukup dengan menggunakan kain basah dan untuk noda membandel bisa menggunakan sikat berbulu halus. Sedangkan untuk wallpaper berbahan kertas gunakan kain setengah basah atau dengan vacuum cleaner untuk membersihkan debu di permukaannya. Bersihkan wallpaper secara berkala dan teratur, jika ada sobekan Anda bisa menempel kembali bekas sobekan ke tempatnya semula. Sebaiknya ketika membeli wallpaper jangan lupa untuk membelinya dalam jumlah yang lebih sebagai cadangan.

12-desain_ruang_tamu_dinding_kayu_tiperumahminimalis-blogspot-com
Perawatan Dinding Berlapis Kayu

Jika dinding rumah anda terbuat dari kayu, anda perlu melakukan pengecekan dan perawatan yang khusus dan lebih intensif. Salah satu kelemahan dinding kayu adalah mudah terserang rayap dan dalam kondisi lembab mudah ditumbuhi jamur yang menyebabkan noda dan bau tak sedap. Cara perawatannya adalah dengan selalu membersihkan dinding kayu dari debu dengan menggunakan kemoceng atau dengan lap kering, hindarkan dari goresan benda tajam dan tancapan paku, jika terkena percikan air segera keringkan, dan sebaiknya secara berkala dinding kayu dipoles kembali agar tampilannya tetap mengkilap seperti baru.

rumah-batu-palimanan-2
Perawatan Dinding Batu Alam

Terakhir, jika dinding anda terbuat dari susunan batu alam, maka proses pembersihannya sangat mudah. Batu alam bisa dibersihkan dengan menyemprotkan air untuk menghilangkan debu yang menempel. Jika ada kotoran membandel bisa dibersihkan dengan sabun cuci dan disikat. Sebaiknya untuk tampilan yang maksimal, Anda bisa memberikan coating khusus untuk batu alam dan secara berkala di coating ulang. Nah, silahkan melakukan perawatan untuk dinding anda, berdasarkan bahan pembuat atau pelapis dinding di rumah anda masing-masing.