Menjadi anak kos memiliki suka duka yang seru untuk dijalani. Apalagi jika anak kos berada jauh dari kota asalnya. Pasti perlu trik-trik khusus supaya bisa bertahan hidup di kos-kosan. Karena anak kos rata – rata hanya mengandalkan uang kiriman dari orang tua.

Saat awal bulan, dompet masih tebel. Giliran sudah akhir bulan, hati ketar-ketir nunggu kiriman dari ortu. Kalau misal ada perlu apa apa tapi gak punya simpanan harus gimana lagi coba.

Hal ini sering terjadi dengan mahasiswa anak kos yang hanya mengandalkan kiriman orang tua sebagai sumber keuangan mereka. Bila kamu punya penghasilan tambahan, kamu bisa bernafas lega, meskipun tidak menutup kemungkinan tetap saja kamu mengalami kesulitan keuangan di akhir bulan. Tergantung dari gaya hidup kamu juga, Guys.

Salah satu cara untuk bertahan hidup saat akhir bulan adalah dengan menghemat anggaran yang tersisa. Cukup nggak cukup ya dicukup-cukupin. Bagi yang tidak terbiasa menghemat uang saku, maka solusi untuk menutupi kekurangan adalah berhutang. Kemudian hutang tersebut dibayar saat sudah terima uang saku bulan berikutnya.

Berhutang bukan solusi terbaik buat kamu, karena kebiasan gali lobang tutup lobang akan membuat hatimu tidak tenang. Berikut ini Penulis akan memberikan tips hemat uang di Akhir bulan untuk anak kos. Jadi, kamu tetap bisa “ bertahan hidup ” di akhir bulan dengan tenang tanpa berhutang sana-sini.

1.    Sisihkan Dana Darurat di Awal

Sisihkan Dana Darurat di Awal | http://www.scout.id
Sisihkan Dana Darurat di Awal | http://www.scout.id

Pada awal bulan ketika kiriman orang tua masih fresh from the bank, pikirkan pengeluaran yang mungkin akan kamu tanggung sampai akhir bulan. Pikirkan masak-masak apa saja pengeluaran yang penting dan tidak penting dalam sebulan ke depan. Usahakan untuk menyisihkan paling tidak 10% dari uang sakumu untuk simpanan / dana darurat sehingga setiap akhir bulan kamu tidak perlu kebingungan pinjam duit teman karena kamu masih punya simpanan untuk akhir bulan jika uang sakumu benar-benar limit.

2.    Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan | wayansuyasahanura.com
Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan | wayansuyasahanura.com

Kadang kita tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Malahan yang paling sering terjadi adalah keinginan mengalahkan kebutuhan. Namun hal tersebut kalau bisa jangan sampai terjadi buat kamu yang menjadi anak kos.

Dengan dana yang segitu mepetnya, kamu harus mampu mengatur pengeluaranmu. Minimal pengeluaran untuk kebutuhan sehari hari selama sebulan dapat tercukupi dulu. Jika melihat pakaian brand terbaru dan berkeinginan untuk membelinya, sebaiknya lihat dulu bagaimana kondisi keuanganmu.

Karena kebutuhan dan keinginan ini bisa dibilang hanya beda tipis. Sekilas kamu merasa bahwa keinginanmu adalah kebutuhan yang sangat mendesak. Padahal aslinya hanya kamunya aja yang ngebet pingin memiliki sesuatu yang jadi keinginanmu.

Buat skala prioritas saat kamu akan mengeluarkan uang dari dompet/rekeningmu. Sebenarnya perlu enggak kalau harus mengeluarkan uang untuk hal tersebut? Dengan begitu, uang yang kamu pegang tidak akan terbuang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

3.    Cari Harga yang Lebih Murah

Cari Harga yang Lebih Murah | http://www.umkmjogja.com
Cari Harga yang Lebih Murah | http://www.umkmjogja.com

Saat akhir bulan, usahakan membeli barang-barang dengan cermat. Kalau di toko sebelah lebuh murah, ngapain beli sabun di swalayan branded? Kalau warung tegal punya menu yang oke, ngapain buang-buang duit di resto mahal. Pun dengan kebutuhan lain seperti pakaian dan aksesoris lucu. Jangan tergiur barang yang sepintas murah karena ada diskon, namun ternyata di tempat lain harganya cuma setengahnya saja.

4.    Buat Daftar Belanja Harian

Buat Daftar Belanja Harian | http://www.ru.depositphotos.com
Buat Daftar Belanja Harian | http://www.ru.depositphotos.com

Dengan daftar belanja harian, kamu tidak bakalan mengalami yang namanya bokek di akhir bulan. Karena dengan adanya daftar belanja harian maka setiap hari kamu akan mengeluarkan uang dengan nominal yang konstan untuk membeli kebutuhan sehari hari. Sehingga hal tersebut tidak membuatmu untuk belanja melebihi batas daftar belanja yang kamu buat. Bisa irit kan uangmu.

5.    Kurangi Jalan-jalan dan Belanja

Kurangi Jalan-jalan dan Belanja | http://www.PYMNTS.com
Kurangi Jalan-jalan dan Belanja | http://www.PYMNTS.com

Jalan-jalan sama teman memang kebutuhan sosial kebanyakan orang. Namun, saat akhir bulan sebaiknya kurangi frekuensi jalan-jalanmu. Meskipun hanya dinamakan window shopping, namun jika imanmu tidak kuat ketika melihat barang atau merk favoritmu, bukan tidak mungkin kamu akan mengeluarkan kartu kredit untuk digesek dikasir toko maupun meminjam uang kepada teman.

Itu tadi tips anak kos untuk bisa menghemat uangnya agar tidak ketemu dengan ‘bokek’ diakhir bulan. Lebih baik lagi jika kamu bisa mengatur gaya hidup yang hemat sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan pengeluaran yang tidak perlu dan cenderung memboroskan. Semoga tips ini dapat membantu menanggulangi ‘bokek’ di akhir bulan khususnya bagi anak kos yah! Selamat mencoba.